Posted in Cuma Serpihan, Intermezo dengan kaitan (tags) , on 14 Mei 2012 by n2g

Saya Bisa Sendiri

29 April 2012

Seseorang dengan seseorang lainnya itu memang saling membutuhkan. Mustahil jika ada orang yang berkata bahwa mereka tidak butuh siapapun, dapat hidup sendiri tanpa apapun dari orang lain. Itu semua adalah mustahil! Karena manusia diciptakan Tuhan pun salah satunya adalah untuk beribadah membantu sesama. Jikapun mereka berkalimat bahwa mereka bisa mandiri tanpa topangan kaki orang lain, STOP, mungkin mereka memandang dengan kacamata yang kecil, lebih mengerucut, lebih sempit!

Mencoba untuk tidak menyalahkan siapapun, baik yang berkata demikian ataupun yang tidak mengatakan demikian. Mencoba untuk menjadi satu benang yang tidak memihak pada garis merah atau garis biru!

Mereka yang mengatakan bahwa mereka mampu berdiri sendiri adalah mereka yang mengalami masalah tertentu dan mereka [merasa] mampu menyelesaikannya sendiri. Meskipun, tidak dipungkiri juga bahwa secuil bantuan dari orang lain itu ada, tetapi tidak kentara dan tidak disadari. Misalnya saja, seorang remaja yang putus cinta mengatakan ”Aku bisa hidup tanpamu, tanpa cintamu. Aku bisa mengusir dan menghilangkan kesakithatian ini sendiri”. Ini adalah salah satu contoh pernyataan yang terlihat bahwa dia adalah seorang yang tangguh dan [nampak] egois! Dan disadari atau tidak, banyak kalimat-kalimat semacam itu yang sering keluar dari mulut manusia. Lihat saja tulisan-tulisan di jejaring sosial [Facebook, Twitter, Catfish, dll]. Sekali lagi, itu hanya emosi sesaat yang menunjukan bahwa mereka bisa melakukan yang mereka katakan! Dan sebenarnya ini adalah satu langkah awal untuk menapak maju dari keterpurukan atau kelemahan diri. Satu kalimat yang mungkin terdengar klasik dan kuno, dianggap ndeso, tetapi ini adalah salah satu cara penyugestian pada pikiran mereka sendiri oleh diri mereka sendiri.

Jadi, jangan kucilkan kalimat yang mereka lontar yang dianggap membumbungkan diri mereka sendiri. Ingat, bahwa mereka adalah butuh orang lain, tetapi dalam situasi tertentu pikiran mereka buntu dan hanya kalimat itulah yang dengan spontan mereka utarakan. Itu berarti mereka masih punyai semangat berdiri dari kerapuhannya. Jangan anggap mereka EGOIS!

Pengkhianatan Semu

Posted in Cuma Serpihan, Selentingan dengan kaitan (tags) , , on 14 Mei 2012 by n2g

Pengkhianatan Semu

19 April 2012

Hari ini semakin menambah ketakutanku, kekhawatiranku. Dan benar saja, semakin menepis kepercayaanku pada kaumku sendiri L Dan sekali lagi, saya tak mau, tak akan pernah mau dengan ‘hal’ yang demikian. Karena itu adalah begitu menyakitkan!

Kenapa dengan mudahnya seseorang terbuai dengan kata [mungkin juga saya], tapi sebelum hanyut dalam buaian,tenggelam dalam rayuan, apa terlebih dulu tidak memikirkan [atau setidaknya] melihat seseorang yang dekat di sampingnya? Karena hanya berkata “Andai dia ada di sini, aku akan bercerita segalanya padanya”, itu mampu menusuk luka yang sudah menganga. Lalu siapa yang ada didekatmu sekarang? Siapa yang ada di sampingmu sekarang? Tidak kah terlihat ketulusan dari air matanya yang menetes keyika kau dirundung kesedihan? Tidakkah kau melihat susah payahnya dia berlari untuk menopangmu ketika kau akan terjatuh? Kenapa sorot matamu terlihat jernih ketika mendengar suara dari kejauhan? Apa ceritanya untuk membuatmu tertawa tidak cukup mengisi harimu? Apa semunya itu kau anggap omong kosong?

Dan mengertilah, sakitmu akan terasa lebih lama dan perih yang tak terkira ketika kau telah melihat punggungnya dalam melangkah menjauhimu karena siratan kata yang kau perintah pergi secara lembut dan perlahan. Ini hanya karena dia ingin membiarkanmu dalam bahagia dengan suara yang kau rindu dari kejauhan itu. Dia hanya ingin membeiarkamu bahagia!

Dan lalu… Dia yang tulus ikhlas mencintai terkhianati.  Seperti apa yang dinyanyikan oleh Judika “Aku lah yang Kau Sakiti”

Pernahkah kau merasa jarak antara kita
Kini semakin terasa setelah kau kenal dia
Aku tiada percaya teganya kau putuskan
Indahnya cinta kita yang tak ingin ku akhiri
Kau pergi tinggalkanku

 
Tak pernahkah kau sadari akulah yang kau sakiti
Engkau pergi dengan janjimu yang telah kau ingkari
Oh tuhan tolonglah aku hapuskan rasa cintaku
Aku pun ingin bahagia walau tak bersama dia

 

Memang takkan mudah bagiku tuk lupakan segalanya
Aku pergi untuk dia

 

Tak pernahkah kau sadari akulah yang kau sakiti
Engkau pergi dengan janjimu yang telah kau ingkari
Oh tuhan tolonglah aku hapuskan rasa cintaku
Aku pun ingin bahagia walau tak bersama dia
(walau tak bersama dia)

 

Oh Tuhan tolonglah aku hapuskan rasa cintaku
Aku pun ingin bahagia walau tak bersama dia

 

 

 

*MENYAKITKAN :’(

Aku Mencintaimu*

Posted in Repihan Kata dengan kaitan (tags) , , , , , , , , , , on 14 Mei 2012 by n2g

Aku Mencintaimu*

7 Mei 2012 pukul 14:18 ·

Aku Mencintaimu.
Wanita yang mencintaimu tak tahu betapa aku mencintaimu.

 

Aku mencintaimu.
Laki-laki yang mencintaiku tak tahu kalau aku mencintaimu.

 

Aku mencintaimu.
Dan kau tak tahu sebesar apa aku mencintaimu.

 

Aku mencintaimu.
Mungkin memang hanya Tuhan saja yang tahu seberapa dalam aku mencintaimu.

 

Aku mencintaimu.
Apa kau mencintai wanita yang teramat mencintaimu itu?

 

Aku mencintaimu.
Apa laki-laki yang mencintaiku mencintai seperti aku mencintaimu?

 

Aku mencintaimu.
Apa kau tahu jika aku mencintaimu?

 

Aku mencintaimu.
Dan hanya Tuhan saja yang tahu bagaimana aku mencintaimu.

 

Aku mencintaimu.
Bahkan kau tak tahu sedalam apa aku mencintaimu.

 

Aku mencintaimu.
Dengan caraku aku mencintaimu.

 

Aku mencintaimu.
Terlalu sederhana aku mencintaimu.

 

Hingga tak ada kataku ”aku mencintaimu” kepadamu.

 

Sampai tak ada lakuku untuk membuktikan ”aku mencintaimu”

 

Aku mencintaimu
Dan akan ada kata ”aku mencintaimu”, akan ada laku ”aku mencintaimu”, jika kudengar dari lisan tulusmu ”aku mencintaimu” di atas altar suci dan didengarkan oleh para wali.

 

Aku mencintaimu!:’(

 

*dalam diam lisan dan lakuku

 

 

Cemburu

Posted in Cuma Serpihan dengan kaitan (tags) , , , on 14 Mei 2012 by n2g

Cemburu

30 April 2012 pukul 19:44 ·

Kubakar saja cemburu yang membakar hatiku.

Maaf, karena aku pernah cemburu pada sesamaku, pada kaumku. Itu adalah kebodohan! Maaf, karena aku pernah iri pada kemesraan lain yang tak pernah aku tahu tentang kemesraan itu. Itu adalah kebodohan!

Harusnya itu tidak aku lakukan. benar-benar laku yang bodoh! Kenapa mau-maunya aku dibodohi oleh kebodohan, sial! Rasa itu cuma menggerogoti hati yang seharusnya diperindah dengan dzikir dan doa!

Tuhan, maafkan aku. Harusnya cemburu itu aku tujukan pada sesamaku yang juga mencintai-MU, agar aku juga bisa berkejar-kejaran untuk mendapatkan cinta-MU. Maafkan aku Tuhan, aku salah memberi rasa pada sesamaku sendiri, harusnya kusayangi mereka sebagaimana kau menganjurkan laku baik pada mereka yang punyai kesamaan sepertiku, bernafas!

Lepaskan aku dari belenggu cemburu yang tak wajar Ya Tuhan. Aku hanya abdi-MU, hamba-MU, yang harusnya aku tunduk pada segala perintah-MU.

Maaf Tuhan, jika cemburuku itu salah!:(

 

HELL…!!!

Posted in Selentingan dengan kaitan (tags) , , on 14 Mei 2012 by n2g

Hell

27 April 2012 pukul 12:13 ·
What the hell…!!!

Accuse someone please yourself. Please, look at yourself first! If you do not want to be left by someone who loves you, do not segregate others person. They need your attention to do not do something that make somebody else hate you, do not break them away! Do not make them say to you ”Hei you, to hell with them who do high treason”.

You have a beautiful life, they, you, I, and the others people!

So let us embellish our life each! Pray each other. Support each other!

They and I hope indeed it!

”Kau pembunuh kepercayaan kaummu!”

Posted in Selentingan dengan kaitan (tags) , , on 7 Mei 2012 by n2g

Kata dan rasa itu memang begitu indah, luar biasa cantik dan menghsaratkan untuk menjamah seluruh makna kata, seluruh makna rasa. Tapi jika kata ditautkan pada rasa yang tidak wajar, itu sama saja ketidakwajaran yang dianggap wajar. Bulshit!

 

Sayang sekali saya sedang lumpuh kata. Jika tidak, akan kusapa sapaannya. Mungkin memang tidak akan pernah disadari, dengan rangkaian hurufnya yang begitu gemulai itu, sama juga menampar wajah saya. Anyaman kata per kata yang disusunnya dengan begitu anggun, sedap sekali dibaca. Manis memang, bila dieja huruf per hurufnya, kata demi katanya, ahhh… Tapi begitu dahsyat racun bagi sesama pecinta kata.

”Kau pembunuh kepercayaan kaummu!”

16april’12

:’(

 

Terhuyun Terperangah*

Posted in Repihan Kata dengan kaitan (tags) , , , , , , on 26 April 2012 by n2g

Terhuyun Terperangah*

 

 

25 April 2012 pukul 13:07 ·

Terjelabak pada satu bidak balada kehidupan yang mendewasakan.

 

 

###

 

 

Wahai jiwa yang dibalut keanggunan iman, lakumu begitu gemulai dalam mencerdaskan pikiran-pikiran lain di depanmu.

Tuturmu begitu syahdu melafalkan asma-NYA di setiap sela waktumu terdiam.

Parasmu memancarkan kilauan kedamaian karena kokohmu dalam berhijab.

 

 

Wahai jiwa yang terbungkus lembut oleh kesetiaan, setiamu adalah gambaran syurga dengan kemewahannya.

Niat baikmu peduli pada sesama yang akan menghantarkanmu pada kemuliaan-NYA.

 

 

Wahai jiwa yang direnda dengan kesholehan, jangan kau tetesi noktah ladang subur syurgamu dengan laku keliru.

Jangan kau hancurkan tanaman amalmu karena nafsu mendapatkan duhe dengan mendukakan kaummu.

 

 

###

 
*Terimakasih atas ‘pengaduan kata’ nya, yang menumbuhkan lara lamun membuahkan dewasa. Terimakasih

  • Meta