Saya Bisa Sendiri
29 April 2012
Seseorang dengan seseorang lainnya itu memang saling membutuhkan. Mustahil jika ada orang yang berkata bahwa mereka tidak butuh siapapun, dapat hidup sendiri tanpa apapun dari orang lain. Itu semua adalah mustahil! Karena manusia diciptakan Tuhan pun salah satunya adalah untuk beribadah membantu sesama. Jikapun mereka berkalimat bahwa mereka bisa mandiri tanpa topangan kaki orang lain, STOP, mungkin mereka memandang dengan kacamata yang kecil, lebih mengerucut, lebih sempit!
Mencoba untuk tidak menyalahkan siapapun, baik yang berkata demikian ataupun yang tidak mengatakan demikian. Mencoba untuk menjadi satu benang yang tidak memihak pada garis merah atau garis biru!
Mereka yang mengatakan bahwa mereka mampu berdiri sendiri adalah mereka yang mengalami masalah tertentu dan mereka [merasa] mampu menyelesaikannya sendiri. Meskipun, tidak dipungkiri juga bahwa secuil bantuan dari orang lain itu ada, tetapi tidak kentara dan tidak disadari. Misalnya saja, seorang remaja yang putus cinta mengatakan ”Aku bisa hidup tanpamu, tanpa cintamu. Aku bisa mengusir dan menghilangkan kesakithatian ini sendiri”. Ini adalah salah satu contoh pernyataan yang terlihat bahwa dia adalah seorang yang tangguh dan [nampak] egois! Dan disadari atau tidak, banyak kalimat-kalimat semacam itu yang sering keluar dari mulut manusia. Lihat saja tulisan-tulisan di jejaring sosial [Facebook, Twitter, Catfish, dll]. Sekali lagi, itu hanya emosi sesaat yang menunjukan bahwa mereka bisa melakukan yang mereka katakan! Dan sebenarnya ini adalah satu langkah awal untuk menapak maju dari keterpurukan atau kelemahan diri. Satu kalimat yang mungkin terdengar klasik dan kuno, dianggap ndeso, tetapi ini adalah salah satu cara penyugestian pada pikiran mereka sendiri oleh diri mereka sendiri.
Jadi, jangan kucilkan kalimat yang mereka lontar yang dianggap membumbungkan diri mereka sendiri. Ingat, bahwa mereka adalah butuh orang lain, tetapi dalam situasi tertentu pikiran mereka buntu dan hanya kalimat itulah yang dengan spontan mereka utarakan. Itu berarti mereka masih punyai semangat berdiri dari kerapuhannya. Jangan anggap mereka EGOIS!







