Kelu…


Kelu …

Lagi-lagi kelu memburu

Bisu tak bersenandung

Sakit tak terperi

jenuh menggerogoti rindu

Diam menenggelamkan angan

Kini hati itu menjadi remahan yang siap lenyap oleh riak kebosanan

Rinduku pada keluguan yang merdu

Rinduku bukan untuk lugu yang sendu

ni ariyani, 27 Juni 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: