Jingganya Senja

“Ini cuma Blog asal-asalan… Tapi semoga bermanfaat bagi kita semua (terutama tentang ILMU nya). Blog ini ditulis oleh seorang perempuan desa yang biasa saja. Ini juga hanya tulisan asal-asalannya saja, ada juga hasil sadurannya, atau bahkan jiplakannya (tetap mencantumkan sumber). Bagi yang sudah dan sudi membaca, jika ada yang perlu dikritik dan diberi saran, mohon dengan sangat kalimat-kalimat motivasinya”

“Jingganya Senja”

Uraian pertama adalah tentang alasan nama BLOG ini adalah JINGGANYA SENJA. Sebenarnya sederhana saja, karena saya suka dan senang sekali menikmati senja. Entah sejak kapan saya menyukai untuk menikmati senja, saya lupa. Tapi yang pasti, hanya ke-INDAH-an senja lah yang menemani saya dalam kesendirian dan kesunyian, saat seluruh dunia menjauh dan terasa teramat jauh dari saya. Saat saya dirundung duka atas kematian laki-laki kebanggaan dan kesayangan saya, memang hanya INDAH senja lah yang sudi meluangkan waktunya untuk membuat sunggingan senyum di bibir saya. Kawan-kawan saya, ada! Tapi tak selamanya ada di samping saya dan meminjamkan bahunya sebagai sandaran saya ketika saya merasakan kesedihan yang teramat dalam, kan? Saya memilih karya Tuhan Yang Maha Indah, Senja!

Di bawah langit senja, saya bisa bebas merdeka untuk bertafakur, merenung, dan membikin skenario harapan-harapan yang kelak harus saya wujudkan. Senja memiliki daya tarik tersendiri bagi saya. Warna jingganya yang begitu mempesona, begitu anggun, sedap sekali dipandang mata. Senja yang bergelayut di kaki langit, membuka pintu gerbang malam, menjadikan lukisan langit semakin agung bagi dunia.

Senja teramat indah untuk disiakan waktunya, untuk tidak menikmatinya. Senja menciptakan ke-INDAH-an bagi seantero jagat raya sebelum malam menyapa. Senja menghaturkan ke-ANGGUN-an cahaya sebelum BULAN datang dengan senyuman manisnya. Jingganya Senja!

Tentang Sebuah Nama


Nama saya terdiri dari tiga kata yang begitu mempesona (menurut saya ), yaitu NUR INDAH ARIYANI. NUR dalam bahasa Arab artinya CAHAYA; INDAH versi bahasa Indonesia (KBBI) adalah INDAH (keadaan yang enak dipandang) [entah dengan saya sendiri ini ]; ARIYANI dalam bahasa Sansekerta, ketika saya membuka-buka buku tentang arti sebuah nama, ARIYANI artinya adalah KEBAHAGIAAN YANG TERSEMBUNYI. Dan lalu saya menyimpulkan sendiri (secara subjektif) arti dari nama NUR INDAH ARIYANI adalah DALAM CAHAYA YANG INDAH TERSEMBUNYI KEBAHAGIAAN . Ehm… cukup INDAH, bukan? (bukan ).

Tapi banyak juga panggilan yang ditujukan untuk saya, panggilan-panggilan tersebut tergantung di tempat mana saya sering berinteraksi. Misalnya ketika saya SD, SMP, SMA, Kuliah, Kursus di daerah tertentu selalu ada panggilannya sendiri. Ketika saya masih duduk di bangku SD, teman-teman SD NEGERI 2 NGLOBAR sering memanggil saya MBAK IN (padahal umur saya paling muda di antara mereka). Tapi saya sering di panggil dengan panggilan yang aneh, mulai dari satu kata NUGELLO. Entah bagaimana asal-usulnya saya diberi nama tersebut oleh salah satu teman saya ketika kelas 1 (sekarang sebutannya kelas VII) di SMP NEGERI 3 PURWODADI. Dari satu nama NUGELLO bisa berubah panggilan menjadi NUG, NUNUG, NUGNUG, NUGI, GELLO, CENUG, UCEN, entah apa lagi saya lupa! (karena terlalu banyak) . Tapi saat saya bermain sambil belajar di SMA NEGERI 1 GROBOGAN, NUG atau NUGELLO adalah nama familiar saya. Tetapi ketika saya belajar dengan sistem SKS di daerah Semarang, nama NUGELLO masih sering juga menjadi nama panggilan saya, selain INDAH. Dan ketika saya merantau untuk menuntut ilmu di Pare-Kediri, saya di panggil MBAK SRI (asal kata dari Sri Mulyani = Menteri Keuangan). Kata mereka wajah saya mirip wajah Ibu Sri Mulyani (Semoga tidak hanya wajah tetapi pikiran dan nasib beliau juga menjadi orang sukses) Amin . Tapi panggilan kebanggan bagi saya adalah MBAK IN, karena itu adalah panggilan kesayangan Bapak untuk saya.

***

Saya hanya perempuan desa, dilahirkan di desa (beberapa puluh tahun yang lalu ), besar pun di desa. Bahkan kelak, jika saya berkeluarga, punya keluarga sendiri (semoga selalu dan selamanya membahagiakan), saya juga masih [tetap] ingin tinggal di desa. Menurut saya hidup di desa itu menyenangkan, meski ada juga hal-hal yang tidak mengenakannya, itulah konsekuensi dari hidup! Begitu pula bagi yang tinggal di kota, positif dan negatifnya pasti selalu menyertai.

Entah kebetulan atau disengaja, alhamdulillah saya sempat memakan bangku sekolahan (bukan berarti saya rayap ). Saya sangat bangga mempunyai orang tua yang mau dan ingin sekali menyekolahkan saya. Apapun dilakukan Bapak ibu saya (masih dalam taraf halal) untuk menyekolahkan saya dan adik saya. Tapi Bapak tidak sempat melihat Rektor UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG memindahkan tali topi toga saya. Bapak tidak ada di samping saya, menggandeng saya. Bapak hanya tersenyum bangga di surga (Amin). Saya harus menuntut ilmu setinggi mungkin untuk kebahagiaan Bapak di surga, itu yang menjadi kebanggan beliau (amanat). Sekarang, waktunya saya harus mampu menciptakan senyum bangga dari bibir manis Ibu, harus bisa menjadi panutan teladan untuk Adik. Semoga saya bisa . Semoga dengan menulis saya mampu membanggakan orang-orang di sekeliling saya, baik orang-orang yang menyayangi saya maupun orang-orang yang membenci saya (karena tidak mutlak orang selalu baik terhadap kita, bukan?).

Sebenarnya masih banyak kata hanya untuk menceritakan ke-INDAH-an dalam CAHAYA. Karena dalam CAHAYA yang mempesona itu TERSEMBUNYI KEBAHAGIAAN. Tapi saya takut anda bosan, karena bisa saja hal yang demikian menarik untuk saya, tapi membosankan bagi Anda . Intinya NUR INDAH ARIYANI adalah perempuan biasa saja dengan ke-INDAH-annya yang biasa-biasa pula.

 

Terimakasih


N (‘;’) N

5 Tanggapan to “Jingganya Senja”

  1. Oh, blog asal2an? Jangan gitu dong…:mrgreen:

    Salam kenal! ^__^

  2. Salam kenal juga…
    Tunggu kunjungan baliknya😀

    Lalu kata dan kalimat apa ya, yang pantas untuk menggambarkan blog ini? Saya rasa ya ini “asal-asalan’ karena memang nulisnya asal-asalan…😀

    Atau ada lain yang lebih baik?Mungkin itu menurut Anda?:)

  3. ga ada yg asal,
    sepatah kata bisa membuat orang terperangah dalam diam.
    berguna dalam hidup,bercerita dimulai dari kata..

  4. puasa ya kok salit terus😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: