Elegi Lapindo


Elegi Lapindo
——————

Sekarang kita menjadi sama. Tak lagi bermewah-mewahan dengan rumah pencakar langitnya. Tak lagi mengurai kesombongan dengan tanah atau sawah berhektar-hektar luasnya.

Lumpur telah melumatnya.

Sekarang kita menjadi sama. Tak ada lagi yang kaya. Tak ada lagi yang raya.

Lumpur telah menenggelamkannya.

Sekarang kita menjadi benar-benar sama. Ratapan kitapun sama, keluh kesah kitapun sama.

Dan andai lumpur pekat itu mau bicara. Kutanyai kau ”Siapa tuan yang membuat ulah?”

Lapindo, kini suatu elegi.

ni ariyani

Purwodadi, 29 Desember 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: