Senja yang Kesekian [Menunggunya]


Senja yang Kesekian [Menunggunya]
 
5 Februari 2013 pukul 15:28
 

Senja yang kesekian
Aku masih menunggu dia
Dalam sesembahan doa

Tirai senja sudah ditelangkupkan malam
Aku masih menantinya
Dalam tiap sekat kidung cinta-NYA

Dibalik bilik temaram
Kumanjakan jiwaku bersetubuh
Dengan rasa rindu menggemuruh

Cintaku sudah hampir lenyap
Musnah ditelan kekecewaan

Tapi Tuhan menyusupkan
Rasa yang berwujud asa
Dalam benak berbidak

Kasih-NYA mekar pada tiap sendi keputusasaan
Menyeduhkan kelegaan
Menyajikan kenyamanan

Syukur terkandung dalam rahim kesadaran
Melahirkan keimanan yang diamini

Mengamini iman

Senja yang kesekian
Aku masih memasrahkan waktu
Untuknya karena cintanya

Ini bukan kesia-siaan, wahai dunia
Dengarkan aku, ini bukan kesia-siaan

-ni ariyani-

Purwodadi, 05 Februari 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: