Damai yang Mendamaikan


Damai yang Mendamaikan

30 Agustus 2012
Angin temaram berbicara tentang masa yang telah berlalu
Kesedihan pilu dan tetesan air mata bersuarakan kejujuran kalbu
Dan denyar-denyar lampu pinggir jalan adalah saksi bisu kedamaian yang menjebol penat keresahan

Perempuan itu menangis dalam kenangannya
Mengutarakan yang pernah dirasa

Laki-laki itu tersenyum dalam cemburunya
Menimbang baik buruk yang mesti diterima

Rintik demi rintik air langit menyentuh dan lalu menelusup melalui pori mendinginkan marah yang tak terutara
Singkap…
Iya, disingkaplah nestapa
Ditutupinya dengan kedamaian

Sekelebat bayangan memberi senyuman
‘Dari Awan Untuk Langit’

Dua anak manusia tersenyum dalam damai
Jalanan pinggir kota adalah kawan malam mereka
Tawa dan tangis mereka
Malam damai yang mendamaikan
Malam yang gerimis, 30 Agustus 2012

N (‘;’) N ___ S. M. I. L. E😉

2 Tanggapan to “Damai yang Mendamaikan”

  1. 🙂 apa kabar ni ariani?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: