Prasasti


Prasasti

17 Oktober 2011 jam 10:00

Inginku menuliskan segala kesahku di atas batu-batu yang menjulur panjang di pinggiran kalbu. Akan kuukir dengan pena besi tajam agar membentuk pahatan-pahatan dalam.

Ku susun rapi curahan hati dengan membentuk ejaan-ejaan pasti yang jika kubaca kelak tidak menyakiti nurani.

Betapa buruknya laku. Tak becus mengelola gemuruh yang semakin menjadi dentuman-dentuman nyaring dalam perjalanan nyawa menuju surga. Bodoh!

Lalu kemudian kupahatkan keluh itu pada batu-batu yang menjadi pigura peluhku. Kembali kujabarkan pada batu yang hanya diam membisu.

Hingga nanti batu-batu itu menjadi nisanku:'(

 

 

Insp’z galaukarenarangkaianhuruf2yangbukanmenjadihakku:'(

4 Tanggapan to “Prasasti”

  1. Eh nug, haruskah yg ditulis di blog itu adalah hasil karya sendiri?

  2. Abed Saragih Says:

    kunjungan dan komentar balik ya gan

    salam perkenalan dari

    http://diketik.wordpress.com

    sekalian tukaran link ya…

    semoga semuanya sahabat blogger semakin eksis dan berjaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: