Seperti Mati


Seperti Mati

 

Pagi, aku ingin bercerita padamu tentang kisah malamku, malam tadi!

Tapi bagaimana aku mesti mengungkapkannya padamu?

Aku mati kata, kataku terjepit dua hampa!

Hari-hariku, temanku hanya kopi!

Seteguk kopi, manis pahitnya merayuku untuk keluar dari ruang penat layu!

Tapi aku belum mampu!

Tak ada ‘keluarga’ lagi di sini.

Tak ada yang mengomeli lagi di sini.

Semua serasa mati!

Aku takut bercerita.

Lalu, kulontarkan semua padamu, Pagi!

Dan jangan mencemburui, jika senja nanti, aku akan menemui si Jingga.

Karena aku juga merinduinya!

26th of June 2011-09.03AM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: