‘…???…’


27 Maret 2011 jam 15:51


Aku adalah manusia biasa, teramat biasa. Lalu kau teman? Kau sebenarnya juga hanya manusia biasa, bukan? Tapi enatah kenapa dan apa kau terlihat amat luar biasa! Di mataku kau memang bisa jadi teman yang luar biasa, dulu! Segala yang kau punyai adalah yang menjadikanmu di mataku sesosok luar biasa dibanding aku.

Aku terlalu menyayangimu, dulu! Sepertinya sekarangpun masih sangat menyayangimu. Tapi sayang yang entah bagaimana aku tak tahu, itu dalam satu kemasan yang berbeda. Kedewasaan dan kelanjutan usia adalah merubah pola pikir dan rasa kebersamaan. Kita memang tidak pernah bersama atas nama pertemanan, tapi aku merasakan arti teman dalam ketidakbersamaan itu.

Entah apa juga yang menjadikanmu apatis pada istilah ‘teman’ padaku. Atau kau terlalu sibuk dengan tugas-tugas kantormu, hingga kau tak pernah sempat membuka kamusmu dan mencari arti dari kata ‘teman’?.

Temanku, sepatah katapun tak terlontar lagi dalam ucap bibirmu. Kau di mana sekarang aku tak tahu, aku di mana kau juga tak pernah mengerti, bukan? Surat yang aku kirim lewat merpati pasti juga tak pernah sampai, bukan? Karena hingga sekarangpun tak kudapati balasan darimu. Jikapun memang harus demikian ya biarlah yang demikian. Sekarang aku keluar dari peradaban, apa kau tau itu? Dan kelak jika langkahku mengarah pada kembalinya hati, kita adalah akan bertemu di satu kota itu. Awal aku mengenalmu, awal kau menyebut namaku.


Berharap sujud pada satu arah kiblat, kau dan aku!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: