A Glass of Coffee


 

Teman ngopimu sekarang sudah pergi

 

Tinggal sisa-sisa kenangan dalam rinai saat melangkah keluar mencari makan

 

Apa saja yang kau dapat dengan satu tegukan kopi, hehm?

 

Adillah pada jantungmu

 

Teman ngopi pergi, kau tetap saja mencari segelas kopi

 

Adillah pada ginjalmu

 

Apa saja yang kau dapat dengan satu tegukan kopi?

 

 

 

 

InspZ… Adelsuredelmybigyoungsister:D

 

06 Maret 2011 jam 20:47

 

2 Tanggapan to “A Glass of Coffee”

  1. …apa penafsiran saya salah ya…?
    Rasanya ada rasa gak suka ama kopi..😦

    Heh, kopi aman kok kalo diminum sesuai dengan takaran. Maksud saya, jangan lebih dari dua cangkir sehari. Cangkir lho ya, bukan gelas.😉

    Juga, jangan minum kopi instan. Minumlah kopi tubruk asli kalo mau dapet kebaikan dari kopi. Kopi instan tanpa ampas seperti nescafe itu hanya ekstrak aromatik aja. Cuma dapet rasa, tapi gak dapet beragam nutrisi dari kopi. Begitu pula kopi bubuk instan yang berampas (macam keluaran kopi ABC, kapal api, dan Torabika dalam sachet), biasanya terlalu manis. Bahaya bagi yang khawatir akan bobot badannya.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: