Fiction Tragedies; Perayu Merayu


Perayu yang merayu? Apa ya ini, bagaimana mengartikannya yang seperti ini? Aku tak begitu tahu tentang ini, karena jika iya, ini adalah berurusan dengan hati. Sayangnya lagi, jika sudah ada sangkut paut dengan hati atau rasa tanpa logika, jujur, saya benci!

Bayangkan saja, dua, tiga, dan empat perempuan sekaligus masuk dalam note-nya sebagai sasaran mengasyikkan aksinya. Tidak usah jauh-jauh membayangkan atau mencari gambaran, cukup membaca situasi ini.

Jika tak mau terperosok dalam jurang rayuannya, sebenarnya lumayan mudah membangun benteng supaya tak jadi terpeleset ke bawah. Kumpulkan saja semua keberanian, ambil keputusan dan memperkuat ketidakinginan.

Lalu… Tinggal tunggu saja, wait and see! Akan jadi apa perayu yang merayu itu. Masihkah akan merayu dengan segala lihainya yang syahdu atau mematung menunggu ketulusan wanita sebagai guru. Atau malah semakin membatu?

Perayu yang merayu, apa ya ini? Bagaimana mengartikan yang seperti ini?

25 Februari 2011 jam 22:30

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: